Caption : Kabag Adpem Pemda Lebak, Wahyu Hidayat Ketika Meninjau Rehabilitasi UPTD BPATP Cipanas
JMNews, LEBAK -Tak ingin proyek hanya berujung pada penyelesaian fisik, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak, Wahyu Hidayat, turun langsung mengecek rehabilitasi Unit Pelaksana Teknis Daerah Perbenihan dan Budidaya Air Tawar dan Payau (UPTD PBATP) Cipanas, Selasa (29/9/2026).
Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, standar mutu, serta target waktu yang telah ditetapkan. Hasil rehabilitasi diharapkan benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung sektor perikanan di Kabupaten Lebak.
Dalam peninjauan tersebut, Wahyu didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak beserta jajaran. Mereka melihat langsung progres pekerjaan sekaligus mengecek kondisi sarana yang tengah direhabilitasi.
Wahyu mengatakan monitoring dilakukan sebagai bagian dari pengawasan pembangunan agar pelaksanaan proyek tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga memperhatikan kualitas dan manfaat hasil pekerjaan.
“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, dan target waktu. Kami ingin memastikan pembangunan benar-benar memberikan manfaat dan dapat digunakan secara optimal,” ujar Wahyu kepada wartawan.
Menurut Wahyu, rehabilitasi UPTD PBATP Cipanas memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan sarana pembudidayaan ikan di Kabupaten Lebak.
Karena itu, pelaksanaan pekerjaan perlu dipastikan sesuai kebutuhan dan mampu menunjang fungsi fasilitas tersebut setelah rehabilitasi selesai.
“Rehabilitasi ini bukan hanya soal fisik, tetapi bagaimana sarana ini nantinya menunjang budidaya ikan secara berkelanjutan,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan sebuah pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan konstruksi. Lebih dari itu, sarana yang dibangun harus dapat digunakan dan memberikan manfaat sesuai tujuan pembangunan.
Wahyu juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pembangunan yang menggunakan anggaran daerah. Menurutnya, setiap proyek harus dilaksanakan secara baik, berkualitas, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mendorong agar setiap pembangunan dilaksanakan dengan baik, berkualitas, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan. Harapannya, saat selesai, sarana ini dimanfaatkan maksimal untuk mendukung sektor perikanan,” ucapnya.
Pemkab Lebak, lanjut Wahyu, akan terus melakukan monitoring terhadap berbagai proyek strategis daerah. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus memberikan manfaat yang nyata.
Ia berharap rehabilitasi UPTD PBATP Cipanas dapat diselesaikan sesuai target dan mampu memperkuat fasilitas pendukung pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Lebak.
“Kami berharap rehabilitasi ini selesai sesuai target dan mendukung pengembangan perikanan di Lebak. Ini bagian dari ikhtiar mewujudkan pembangunan berkualitas dan mendukung visi Lebak Ruhay menuju Lebak yang unggul dan berdaya saing,” pungkas Wahyu. (*)
